Dalam kehidupan yang dipenuhi
dengan tuntutan kebutuhan yang wajib terpenuhi maupun tak terduga,
keluarga saya membutuhkan solusi untuk mengatasinya. Biaya pendidikan merupakan
salah satu kebutuhan yang wajib terpenuhi maupun tak terduga . Dijaman yang global menuntut
saya berpendidikan tinggi untuk memperbaiki perekonomian keluarga agar mendapatkan
pekerjaan yang layak pada nantinya . Bapak yang hanya lulusan SMP dan ibu
lulusan SMA membuat mereka memiliki profesi tidak tetap . Mereka menjadi TKI
agar memiliki pendapatan yang cukup untuk memenuhi tuntutan hidup yang keras
ini . Mahalnya biaya pendidikan yang harus dipenuhi agar anaknya sukses membuat
mereka memaksakan sedikit pendapatan untuk ditabung. Emas, merupakan tabungan
mereka sebagai simpanan .Selain menguntungkan , juga mudah dijual apabila ada
keperluan mendesak.
Dengan adanya pegadaian , memberikan
solusi terbaik. Saya mudah menitipkan emas secara cepat , aman , dengan
taksiran yang tinggi dan tidak perlu menjual emas .Tak hanya Gadai emas , pegadaian
dapat menerima barang – barang elektronik lainnya dengan syarat dan ketentuan
yang ada. Kedua orang tua saya menginginkan saya dan saudara saya tidak putus
sekolah hingga kejenjang perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan yang
layak . Sejak menginjak Sekolah Menengah Pertama saya sudah mengenal pegadaian
ketka ibu saya mengajak menggadaikan emas . Tetapi, saya belum tau bertransaksi
disana. Seiring bertambahnya umur, menginjak Sekolah Menengah Atas saya mulai
bertransaksi di pegadaian.Pada saat itu saya membutuhkan uang untuk membayar
SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan ) , karena bapak saya berada diluar negeri
dan tidak bisa mengirimkan uang , akhirnya beliau menyuruh saya menggadaikan
cincin saya. Awalnya saya bingung, karena
kali pertama bertransaksi di pegadaian . Ternyata , bertransaksi dipegadaian
mudah, hanya menyerahkan fotocopy KTP ibu dan memberikan cincin saya agar
dilihat dan ditaksir . Beberapa menit pegawai pegadaian langsung memberitahukan
taksiran , iuran yang dibayarkan setiap 3 bulan sekali , serta tanggal jatuh
tempo pembayaran . Surat sebagai Bukti Rahn (penitipan) dan tanda tangan atas
persetujuan atas isi akad yang tertulis dalam surat tersebut . Alhamdulillah ,
uang bisa langsung ditrima pada saat itu juga , sehingga saya tidak bingung
mendapatkan uang untuk SPP saya .
Hingga saya menduduki perguruan
tinggi di UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA , pegadaian memudahkan saya kembali
untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan UKT saya . Pelayanan yang lebih baik terus
dilakukan oleh pegadaian . Mulai saya datang di Pegadaian Syariah KC. Bangkalan
, bapak satpam membukakan pintu serta mengucapkan " selamat siang , silahkan " , sayapun menjawabnya dengan
senyuman dan berkata “siang pak “ . Setelah
saya masuk , Pegawai Pegadaianpun bertanya "
ada yang bisa saya bantu ?" sayapun menjawab "iya pak , saya mau menggadaikan cincin ini
" dan langsung mengeluarkan emas yang ingin digadaiakan . Tak perlu
menunggu lama transaksi yang cepat dan mudah . Pemberian bukti Rahn dam
penandatanganan isi akad pada sutrat bukti tersebut segera dilakukan .Taksiran
yang tinggi serta Ujrah ( biaya penitipan per 10 hari di pegadaian ) yang
dibayarkan murah, penjelasan oleh pegawai pegadaianpun mudah dimengerti .
Dimulai dari penjelasan jatuh tempo, Ujrah yang harus dibayarkan , serta waktu
lelang apabila Marhun (emas yang digadaikan ) tidak dilunasi/ diperpanjang
sampai tanggal jatuh tempo. Tidak perlu waktu yang lama, saya sudah bisa
menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan saya dan pembayaran UKT .



