Komunikasi Lintas Budaya : Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan

Komunikasi Lintas Budaya : Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan
PENDAHULUAN

Desa Balun atau biasa disebut Desa Pancasila merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Desa ini sudah terbentuk sejak lama bahkan sebelum indonesia merdeka. Pada awalnya masyarakat di Desa Balun merupakan mayoritas beragama islam, namun hal ini menjadi berantakan ketika terjadi masa pergolakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30SPKI). Pada masa itu masyarakat Desa Balun menjatuhkan korban paling banyak diantara seluruh wilayah jawa timur. Hari itu PKI sampai meninggalkan kurang lebih 17 orang di Desa Balun sehingga menimbulkan trauma berkepanjangan di benak masyarakat beragama disana. seiring berjalannya waktu masyarakat mulai mengenal kepercayaan beragama yang baru, saat itu agama yang disahkan Presiden Republik Indonesia ialah Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Budha. Masyarakat mulai menganut kepercayaan katolik dan hindu, lambat laun umatnya pun juga bertambah hingga sekarang. Keberagaman agama di satu desa menjadi sesuatu yang unik, tidak seperti perbedaan kepercayaan pada umumnya yang cenderung acuh dan tidak toleran kepada umat lain. Di Desa Balun Toleransi beragama sangatlah besar, bahkan bisa dibilang lebih besar dari ikatan sesama umat. Hal seperti ini menjadi wujud nyata bagaimana menerapkan asas-asas dalam pancasila, sehingga akhirnya Desa Balun hingga saat ini disebut sebagai Desa Pancasila.

PEMBAHASAN

A.Bahasa

    Tidak ada manusia tanpa Bahasa. Pengertian Bahasa itu sendiri menurut Markam (1991) adalah sarana komunikasi antar individu yang di ucapkan kepada individu lainnya.. Bahasa juga merupakan fitur lain yang umum pada setiap budaya, begitu pentingnya bahasa bagi setiap budaya, membuat HAVILAND dan rekannya, mengatkan “ tanpa kapasitas terhadap bahasa yang kompleks budaya manusia yang kita ketahui tidak akan ada”. Bahasa tidak hanya mengizinkan anggotanya untuk berbagi pikiran, perasaan dan informasi, tetapi juga merupakan metode utama dalam menyebarkan budaya. Baik bahasa inggris, cina maupun prancis, banyak kata, arti, tata bahasa, dan semuanya memberikan tanda identitas dalam memberikan budaya khusus.
Tepatnya di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan menggunakan  Bahasa jawa untuk berkomunikasi dalam sehari-hari, karena mereka semua bersal dari jawa tulen atau jawa asli bukan dari luar jawa. Tetapi perbedaan bahasa di sini pada saat mereka berdoa atau melakukan pemujaan terhadap apa yang mereka sembah. Seperti yang di katakana bapak sutrisno sebagai ketua gereja mengatakan bahwa masyarakat yang beragama KRISTEN, mereka melakukan komunikasi dengan tuhan nya menggunakan bahasa Indonesia ketika pagi hari dan bahasa jawa ketika sore hari. Sedangkan yang dikatakan oleh bapak Adiwiyona sebagai guru agama hindhu mengatakan bahwa masyarakat yang beragama HINDHU menggunakan bahasa sansekerta. Dan yang dikatakan oleh bapak rumitno selaku mudin menagatakan bahwa masyarakat desa balun yang beragama ISLAM menggunakan bahasa arab yang tertera dalam kitab al-qur’an. Begitu banyak bahasa atau kata yang berbeda maknanya. Seperti  Kata OGOOGO adalah sebutan masyarakat ketika sedang merayakan perayaan sebelum hari raya nyepi. OGOOGO berasal dari bahasa sansekerta. Sedangkan  Masyarakat yang beragama hindhu menyebut WIWAHA sebagai kata lain dari akad nikah dalam sebuah perkawinan. Adapun masyarakat yang beragama hindhu menyebut NAYAKA sebagai kata lain dari orang yang melaksanakan hajatan. Ada kata NGATURI adalah nama lain dari hajatan, biasanya masyarakat desa balun menyebutnya seperti itu yang di hadiri oleh berbagai masyarakat yang brbeda agama.Bahasa-bahasa itu semua telah di sebarkan terhadap masyarakat yang menganut agama berbeda-beda. pada awalnya masyarakat-masyarakat ada yang tidak mengenal dengan bahasa-bahasa seperti itu. Tetapi lama kelamaan mereka akan mengerti karena sudah terbiasa mendengar dengan bahasa seperti itu. Mereka akan mengerti ketika menjelaskan dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa jawa, karena bahasa kedua tersebut adalah bahasa yang sangat di kenali oleh banyak masyarakat, sedangkan bahasa-bahasa sansekerta tidak semua orang bisa memahami terhadap bahasa tersebut. Hanya sebagian orang seperti yang beragama Hindhu, karena mereka ketika berdoa atau menyembah tuhanya menggunakan bahasa sansekerta.

Masyarakat desa balun ini sangatlah memiliki toleransi yang kuat. Untuk itu ketika berbicara dengan orang yang berbeda agama mereka saling menghormati. Ketika satu dari yang lain ada yang tidak mengerti tentang bahasa yang mereka gunakan mereka akan dengan senang hati menjelaskan nya dengan menggunakan bahasa jawa atau bahsa indonesia. Itu semua yang membuat tanpa adanya konflik yang terjadi dalam masyarakat desa balun tersebut. Masyarakat di desa balun terbagi menjadi 2 bahasa, ada yang  berbahasa jawa HALUS dan ada juga yang KASAR. Sering biasanya bahasa yang kasar di gunakan oleh kalangan anak muda sesama dengan nya. Sedangkan bahasa yang halus di gunakan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua. Cara berbicara mereka sangatlah berciri khas Lamongan. Perbedaan agama tidaklah menjadikan perbedaan bahasa juga, karena mereka hanya berbeda bahasa ketika berdo’a atau menyembah saja. Tetapi pada saat berkomunikasi dengan sesame mereka tetap menggunakan bahasa yang sama, contoh seperti ketika meminta bantuan akan ada acara, orang yang beragama islam akan mengadakan sebuah acara dan ingin mengundang orang yang beragama Kristen, maka dia akan meminta bantuan kepada orang Kristen tersebut dengan bahasa yang sesame dan dengan cara yang baik. Orang Kristen tersebut tidak tau acara yang akan di buat oleh orang islam, pada awalnya orang Kristen tersebut hanya mengikuti acara tersebut, lama kelamaan dia akan tau acar-acara orang islam tersebut. Dan begitu sebalik nya. Mereka akan saling mengerti bahasa satu sama lain jika mereka saling memahami. Bahasa yang mereka gunakan akan menjadi bahasa bersama. Tidak akan ada perbedaan agama antara satu sama lain meskipun mereka berbeda agama. 

Daftar pustaka :
1.    Buku Komunikasi lintas budaya communication between cuttines oleh larry A. samovar/ Richard E. Porter/ Edwin R. Mc Daniel. Hal-31
2.    Markam, soemono, 1991. Hubunga fungsi otak dan kemampuan berbahasa pada orang dewasa.

B. Sistem Pengetahuan
 
    Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling keterkaitan secara teratur, sehingga membentuk susunan yang teratur dari semua pandangan, teori dan sebagainya. Sedangkan pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui atau kepandaian yang berkaitan dengan mata pelajaran. Jadi sistem pengetahuan adalah seperangkat unsur yang diketahui atau suatu kepandaian yang dimiliki dari pengalaman maupun melalui belajar.
    Penelitian tentang sistem pengetahuan yang terdapat didaerah Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Pada dasarnya memang sama dengan daerah – daerah lain pada umumnya. Ada tingkatan Paud, SD/MI, SMP/MTS, SMA ataupun Perguruan Tinggi. Akan tetapi di desa Balun sendiri terkenal akan tiga agamanya yang berbeda yaitu agama islam, agama hindu dan agama kristen juga rasa toleransi yang tinggi dari penganut agama masing – masing yang membuat perbedaan sedikit dari daerah – daerah lainnya.
    Yang sedikit unik di desa Balun adalah sekolah untuk tingkatan SD bisa berbaur menjadi satu, tidak ada perbedaan dalam kewajiban menuntut ilmu pengetahuan, semua sama tanpa dibeda – bedakan agama apa yang di anutnya. Akan tetapi ada hari khusus yang diberlakukan di SD 1 Balen yaitu pada setiap hari sabtu yang diberlakukan untuk pelajaran agama. Ada agama islam, agama Kristen dan agama hindu yang dipisah sesuai agama masing – masing murid dari kelas satu hingga kelas enam, yang masing – masing agama diajarkan oleh pengampu yang berbeda yang sesuai dengan agamanya. Selain pelajaran agama murid – murid tersebut belajar dengan sistem pembelajaran sama dengan sekolah – sekolah lain.
    Tetapi untuk penganut agama hindu ada semacam kursus yang diajar oleh bapak Adi Wiyono selaku sekretaris organisasi agama hindu Kabupaten Lamongan yang juga guru agama hindu. Yang beliau mengadakan semacam kursus dihari minggu atau yang biasa disebut sekolah mingguan, yang diadakan dipura desa Balun. Kursus ini tidak terbatas usia, yang biasanya diikuti semua siswa dari SD, SMP, dan SMA, yang belajar tentang bahasa hindu sendiri.
    Untuk agama islam di Desa Balun sendiri juga diadakan pelajaran agama tambahan yang dilakukan dimasjid desa Balun. Yang dilakukan setiap sore hari setelah waktu ashar yang biasa disebut TPQ. Yang ikut dalam belajar agama biasanya terdiri dari remaja – remaja masjid baik laki – laki maupun perempuan.
    Sekilas memang tidak ada perbedaan yang signifikan bila dibandingkan dengan daerah – daerah lain pada umumnya. Karena memang setiap warga Negara Indonesia memiliki hak yang sama dalam menuntut ilmu. Karena memang hal tersebut juga di perkuat dengan rasa toleransi beragama yang sangat tinggi dimasyarakat Desa Balun sendiri. Sehingga tidak ada rasa saling membeda – bedakan dari agama mana mereka berasal. Karena memang seharusnya tidak ada batasan antara agama mana untuk menuntut ilmu setinggi – tingginya. Dengan adanya sikap toleransi tersebut, diharapkan nantinya akan bisa menimbulkan efek timbal balik yang baik antara satu dengan yang lainya.

NO    Tingkat Pendidikan                       Jumlah
1.    Belum Sekolah                                 158 Jiwa
2.    Tidak Tamat Sekolah                        216 Jiwa
3.    Tamat SD / Sederajat                     2.926 Jiwa
4.    Tamat SLTP / Sederajat                    723 Jiwa
5.    Tamat SLTA / Sederajat                    518 Jiwa
6.    Sarjana Muda                                      43 Jiwa
7.    Sarjana                                               135 Jiwa
8.    Pasca Sarjana                                         2 Jiwa

    Berikut adalah deskriptif tentang sistem pengetahuan di desa Balun, Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, yang kami teliti. Pendidikan memang merupakan suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Adapun tujuan umum dari pendidikan adalah membuat anak untuk berfikir lebih dewasa, dan mengetahui baik dan buruk suatu perbuatan. Karena pendidikan adalah salah satu aspek utama yang sangatpenting untuk pembangunan bangsa, dengan adanya sumber daya manusia yang tinggi mka akan menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa.
    Pendidikan harus dimualai dari titik nol yang dijarkan secara bertahap sesuai porsi tingkat umur masing – masing. Agar semuanya berjalan dengan runtut dan teratur, yang nantinya akan menjadi suatu sisitem yang kokoh.
    Adapun ciri – ciri suatu sistem yang baik menurut buku akta mengajar V Depdikbud,1984) yang meliputi :
a.    Adanya tujuan
b.    Adanya fungsi untuk mencapai tujuan
c.    Ada bagian komponen yang melaksanakan fungsi – fungsi tersebut
d.    Adanya interaksi antara komponen satu saling hubungan
e.    Adanya penggabungan yang menimbulkan jalinan keterpaduan
f.    Adanya proses transformasi
g.    Adanya proses umpan balik untuk perbaikan
h.    Adanya daerah batasan dan lingkungan
Seperti di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Untuk mencapai sistem pendidikan yang baik, perlu adanya urutan – urutan yang jelas antara satu dengan lainya. Agar nantinya terjadi sebuah timbal balik yang sesuai antara tenaga pengajar dan murid sebagai penerima ilmu pengetahuan. Sehingga nantinya akan tercipta sebuah sistem yang solid untuk melakukan pembangunan secara berkelanjutan.

C.  Sistem Masyarakat dan Organisasional
 
Masyarakat terdiri atas sekelompok yang menempati daerah tertentu. Menunjukkan integrasi berdasarkan pengalaman bersama berdasarkan kebudayaan, memiliki jumlah lembaga  yang melayani kepentingan bersama, mempunyai kesadaran akan kesatuan tempat tinggal dan bila perlu dapat bertindak bersama.
Abdulsyani (1994) mengatakan sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berkaitan, masing masing bagian bekerja sendiri dan bersama-sama saling mendukung, semuanya dimaksudkan untuk mencapai tujuan bersama , dan terjadi pada lingkungan yang kompleks. Untuk menelah hubungan antar manusia dalam kehidupan bermasyarakat maka istilah yang digunakan adalah sistem sosial. Hal ini sejalan dengan dilakukan Jhonson (1986) sistem sosial hanya salah satu dari sistem-sistemyang termasuk dalam kenyataan sosial. Sistem-sistem sosial tersebutmerupakan bentukan dari tindakan-tindakansosial individu.
Fungsi dari sisitem sosial masyarakat merupakan sistem sosial pada dasarnya memiliki kecenderungan untuk mencapai stabilitas. Karena sistem sosial menurut Nasikun (1993) memang sering kali mampu melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang datang dari luar, baik dengan cara tetap memelihara status dengan cara melakukan bersifat reaksioner.
Sistem nilai dalam masyarakat. Tiap masyarakat memiliki sistem nilainya sendiri yang coraknya berbeda dengan masyarakat lain. Dalam sistem nilai senantiasa terjalin nilai-nilai kebudayaan nasional dengan nilai-nilai yang unik. Dalam nilai-nilai itu terdapat jenjang prioritas, ada nilai yang dianggap lebih tinggi dari pada yang lain yang dapat berbeda menurut pendirian individual.
Dalam masyarakat kota yang mempunyai universitas dan penduduk yang intelektual sikap orang lebih liberal, lebih terbuka bagi modernitas dan pendirian atau bentuk kelakuan yang baru, mulai pakaian dan pergaulan. Sebaliknya dalam masyarakat pedesaan yang mempunyai tradisi yang kuat dan sangat taat pada agama, sikap dan prilaku orang lebih homogen. Penyimpangan yang tidak lazim akan segera mendapat kecaman dan kelakuan setiap orang diawasi dan diatur oleh orang sekitarnya. Dalam kedua masyarakat tersebut anak dididik dengan cara yang berbeda-beda pula, walaupun kedua masyarakat itu berbeda-beda, namun ada pula persamaan yakni mereka semua sama mempunyai kebudayaan nasional yang sama.
Di desa pancasila ini memiliki keragaman masyarakat dan organisasional. Dimana Desa  Balun atau Desa Pancasila ini memiliki keragaman dalam segi religi, dikarenakan didalamnya mempunyai keragaman Agama, yakni Agama Islam, Agama Hindu dan Agama Kristen, dan disetiap agama memiliki sistem organisasional yang berbeda dan fungsi organisasional yang berbeda. Dengan masyarakat yang memiliki prinsip “keluarga, teman dan sahabat”mereka percaya bahwa hidup itu saling ketergantungan dan saling membantu satu sama lain. Sehingga ketika mereka berkumpul masyarakat balun tidak terlihat mana yang beragama Isla, mana yang beragama Kristen dan juga yang beragama Hindu. Sebagai contoh ketika mereka melaksanakan kegiatan syukuran “bancaan” maka mereka duduk bersama tanpa memandang agama apa yang dianutnya dan mereka memakai pakaian satu yakni songkok dan sarung, sehingga hal-hal yang membedakan agama tidak terlihat. Salah satu toleransi yang digunakan salah satunya ketika mereka mengadakan hari-hari besar yang dilaksanakan setiap agama, semisal Agama Islam ketika Halal Bihalal, Agama Kristen ketika Natal dan Agama Hindu ketika perayaan  nyepi “ogoh-ogoh”. Mereka saling membantu semisal ketika Islam mengadakan Halal Bihalal maka pemuda gereja dan pemuda hindu ikut berpartisipasi untuk bidang keamanan dan juga ketertiban. Ketika sedang ada warga yang meninggal maka semua warga perempuan guyub rukun untuk memasak bersama dan saling membantu.
Sistem  Masyarakat Atau Organisasional di Desa Balun
a.    Agama Islam
Ketika proses  interview dengan Bapak Sumitro beliau selaku Modin dan juga Kesmas Desa Balun. Dimana beliau mengatakan bahwa organisasi yang ada di agama Islam adalah : Remaja masjid Pa/Pi dengan agenda kegiatan Shalawat setiap malam Jumat, Mengaji di TPQ untuk pemuda yang belum bisa dan belum lancar membaca Al-quran setiap ba’da magrib di Kantor Remaja Masjid sebelah Masjid baik mengaji Kitab dan Al-quran. Dan anggota Jama’ah Tahlil untuk Bapak-Bapak yang dilaksanakan rutin Jumat malam sabtu dan malam Minggu dilaksanakan Pengajian rutin, dan untuk Ibu-Ibu Muslimat Fatayat kegiatannya setiap malam Rabu untuk membaca yasin,Tahlil dan Istigosah. Meski dengan agama yang beragam namun acara seperti Tabligh Akbar hari besar tetap dilaksanakan dan juga acara rutinan yakni Halal Bihalal yang disitu melibatkan seluruh warga baik beragama Islam,Hindu dan Kristen, namun yang beragama selain Islam berpartisipasi dalam bidang keamanan.
b.    Agama Kristen
Proses Interview kepada narasumber Bapak Sutrisno selaku Ketua Gereja di desa Balun dan juga Guru di SMA N 1 Lamongan. Dimana organisasi yang ada di Agama Kristen yaitu Pemuda Gereja dimana kegiatannya dibagi menjadi 2 yakni acara khusus dan umum, acara yang bersifat khusus adalah Ibadah Pemuda dilayani Pemuda gereja itu sendiri, Persekutuan Doa untuk Pemuda juga dilayani atau dibimbing Pemuda Gereja, Pemahaman Alkitab dilayani Orang-orang  kusus seperti Pendeta, dan Latihan Pujian untuk setiap minggu ditampilkan pujian di Ibadah Minggu. Dan yang bersifat umum setiap sore ketika nganggur digunakan untuk bermain ke gereja sekedar bermain Badminton, mengadakan peringatan Hari Sumpah Pemuda dimana acara ini melibatkan  Remaja Islam dan Remaja Hindu untuk berkolaborasi dengan Pemuda Gereja dengan menampilkan musik dengan aliran masing-masing.
c.    Agama Hindu
Dengan Bapak Adi Wiyono selaku Sekertaris Parisada Kabupaten dan Guru Agama Hindu. Organisasi yang ada di agama Hindu yakni Parisada dengan kegiatan Kliwonan, Purnama Sidi, Tilem, Galungan, Kuningan, Saraswati dan Sirawati dan Nyepi. Dimana ketika Kegiatan Ogoh-Ogoh itu kegiatan yang dinanti-nanti oleh masyarakat dan disitu peran masyarakat terutama Remas dan Pemuda Gereja sebagai keamanan dan yang mengiring Ogoh-Ogoh. Dimana Pemuda Hindu ini bernama Taruna Swetadarma dimana kegiatannya secara umum kereeligian dan Taruna Swetadarma ini berkumpul ketika pada saat sebelum hari H seperti membentuk atau membuat Benjor dan macam macam untuk kegiatan Galungan, dan Latihan gamelan bali di hari hari seperti Ogoh-Ogoh dan Ogalan.

Daftar pustaka: 
1.    Vagee,Karel J.1992. pengantar Sosiologi. Hal-142
2.    Koentjaraningrat.1990. pengantar ilmu antropologi sosial hal-65
3.    Nasution,S. 2011, sosiologi pendidikan, hal 148-153

D. Sistem Teknologi
 
Perkembangan teknologi informasi pada saat ini mempermudah penyebaran informasi ke berbagai wilayah, bahkan informasi menyebar dengan cepat sampai ke semua belahan dunia. Informasi terkini yang terjadi di suatu wilayah dapat diperoleh dengan mudahnya, sehingga keberadaan teknologi informasi saat ini telah membantu proses kehidupan manusia dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa latin’’texere’’yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hal yang diinginkan. Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi” belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia
Desa Balun adalah sebuah desa yang masyarakatnya memiliki keberagaman dalam agama. Di desa ini terdapat 3 agama berbeda yakni Islam, Kristen, dan Hindu. Di desa Balun ini masyarakatnya sangat memegang teguh toleransi, hal itu jelas bisa dilihat dengan tempat ibadah yang lokasinya sangat berdedekatan, bahkan berdampingan. Masjid dan pura lokasinya berdampingan, sedangkan gereja berlokasi hanya sekitar 10 meter dari masjid dan pura. Selain itu masyarakat Balun juga saling bantu membantu dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya apabila saat acara Nyepi, maka tidak hanya warga Hindu, namun Islam dan Kristen pun juga disibukkan untuk mempersiapkan acara tersebut, begitu juga sebaliknya, jika warga yang beragama Kristen dan Islam tengah ada acara-acara penting maka warga Hindu tidak segan-segan untuk membantu.
Sistem Teknologi Masyarakat Balun
Sistem pemanfaatan teknologi masyarakat Balun tidak jauh berbeda dengan kebanyakan masyarakat di Indonesia, teknologi digunakan sebagai sarana penyampaian informasi, baik itu informasi yang bersifat menyeluruh maupun yang bersifat lebih internal / ruang lingkup agama. Namun begitu menurut Bapak Adi Wiyono selaku sekretaris parisada dan guru agama Hindu di salah satu sekolah disana mengatakan memang tidak semua warga desa Balun bisa memanfaatkan teknologi, hanya sebagian saja terutama kalangan remaja. Misalkan dalam acara beberapa waktu yang lalu saat umat Hindu mengadakan acara Ogoh-Ogoh, kalangan remaja di desa balun beramai ramai menyampaikan informasi tentang waktu dan tempat pengarakan Ogoh-ogoh tersebut lewat broadcast bbm ataupun grup WhatsApp, sedangkan masyarakat yang tidak mengerti akan teknologi terutama yang sudah lanjut usia hanya menyampaikan dari mulut ke mulut saja. Penyampaian informasi juga bisa disampaikan melalui banner-banner ataupun baliho yang dipasang dipinggir jalan. Sedangkan Bapak Sutrisno selaku ketua Gereja di desa Balun dan juga guru di SMAN 1 Lamongan dan Bapak Sumitro selaku modin dan juga Kesmas desa Balun keduanya membenarkan bahwa setiap remaja di desa Balun memiliki cara tersendiri dalam berkomunikasi dan dalam pemanfaatan teknologi, mereka mengatakan bahwa remaja disana menggunakan grup Whatsapp sebagai sarana berkomunikasi, jadi setiap remaja yang beragama Islam memiliki grup sendiri, begitu juga yang beragama Kristen, jadi itu memudahkan mereka untuk saling bertukar informasi.

Sumber: 
Asmani, Jamal Ma’mur. 2010. Tips Efektif Pemanfaatan Teknologi Informasi dan                                                             Komunikasi dalam Dunia Pendidikan. Jogjakarta : Diva Press
Jurnal Pemanfaatan Teknologi Informasi, Unair, Elisa Dwi Ananda


E. Mata Pencaharian
 
    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mata pencaharian diartikan sebagai suatu pekerjaan atau pencaharian utama (yang dikerjakan untuk biaya sehari-hari). Dari definisi tersebut dapat dijabarkan sebagai seseorang yang bekerja dan merupakan pokok dari suatu pekerjaan itu sendiri. Jika kita kaitkan pekerjaan seseorang dalam sebuah wilayah maka akan kita dapatkan pemetaan tentang mayoritas atau rata-rata mata pencaharian masyarakat di wilayah tersebut.
    Penelitian kali ini kita lakukan di daerah Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, dengan sample warga desa terebut. Kategori mata pencaharian pun cukup beragam dari tiap-tiap masing anggota keluarga. Hal ini dapat kita lihat dari kualitas pendidikan dari masing-masing anggota keluarga tersebut. Dari sini kita dapat melihat kategori mata pencaharian sebagai berikut :
No    Pekerjaan                          Jumlah
1    Petani                                  1.451 jiwa
2    Dagang                                     91 jiwa
3    Buruh Tani/Bangunan            428 jiwa
4    Pegawai Negeri                        42 jiwa
5    TNI/POLROI                           27 jiwa
6    Pensiunan                                 10 jiwa
7    Lain-lain                              2.672 jiwa

    Dengan sample di atas kita dapat mengetahui mayoritas penduduk dengan mata pencaharian yang ada pada daerah tersebut. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas mata pencaharian warga Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan bekerja sebagai petani, dan berbagai kategori mata pencaharian lainnya yang tertera pada table.
    Pemetaan mata pencaharian tersebut didasarkan pada tingkat pendidikan dalam anggota keluarga, sehingga daerah ini dapat dikategorikan sebagai masyarakat dengan tingkat pendidikan menengah atau dalam jenjang SMA. Dari sana muncul berbagai kategori mata pencaharian dengan spesifik penggaruh pendidikan dalam sebuah mata pencaharian. Dari sini kita mudah mendapatkan pemetaan mata pencaharian yang lebih dominan yaitu sebagai petani.
    Menurut Ireland (2004), mata pencaharian alternatif dapat diartikan sebagai mata pencaharian diluar kegiatan ekonomi tradisional atau kegiatan ekonomi yang telah umum dilakukan sebelumnya oleh penduduk di suatu wilayah. Dari penjelasan oleh salah satu perangkat desa di daerah tersebut banyak masyarakat yang bekerja selain pekerjaan pokoknya, salah satunya adalah menjadi kuli panggul di pasar perkotaan. Pekerjaan ini biasanya banyak dikerjakan oleh pemuda setempat untuk menambah penghasilan meskipun dari keberagaman agama atau budaya, pada dasarnya mereka bekerja untuk keluarga.
    Keberagaman agama disini bukan menentukan orang itu harus bermata pencaharian apa tapi baigamana keberagaman itu menjadi satu bagian yang dapat menyeluruh dari setiap anggota masing-masing agama tanpa adanya penggolongan dalam keberagaman tersebut. Semua keberagaman agama berjalan sama dengan kondisi lingkungan, dan disitulah keberagaman menjadi sebuah harapan bersama.
    Mata pencaharian menjadi pokok utama dalam kehidupan, kesejahteraan masyarakat merupakan prioritas sendiri dari keberagaman di Desa Balun ini sendiri. Mereka memandang ketika kita merasakan kesejahteraan dari apa yang kita hasilkan maka hasil itu kita juga berikan terhadap orang yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan diproritaskan bersama meskipun dari latar mata pencaharian yang berbeda-beda.
    Dalam penyelengaraan kesejahteraan di Pemerintah Desa sendiri terbilang sudah baik, terutama dengan adanya bantuan dari pemerintah yang memberikan bantuan beras kaskin bagi masyarakat yang kurang mampu, ini dilaksanakan sesuai dengan sasaran pada masyarakat yang kurang mampu. Pemberian bantuan perdagangan bagi usaha ekonomi lemah yang berupa peralatan dan modal serta pemberian kartu kesehatan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Semua ini bisa tersalurkan sesuai dengan sasaran yakni pada masyarakat yang kurang mampu atau masyarakat miskin. “dikutip dari data Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Sumber : Bappenas. 1994. Kaji Tindak Program IDT 1994-1997. Jakarta: Bappenas.

F. Sistem Religi
         
Kebudayaan tampil sebagai perantara yang secara terus menerus dipelihara oleh para pembentuknya dan generasi selanjutnya yang diwarisi kebudayaan tersebut. Kebudayaan yang demikian selanjutnya dapat pula digunakan untuk memahami agama yang terdapat pada dataran empiriknya atau agama yang tampil dalam bentuk formal yang menggejala di masyarakat. Hal pokok bagi semua agama adalah bahwa agama berfungsi sebagai alat pengatur dan sekaligus membudayakannya dalam arti mengungkapkan apa yang ia percaya dalam bentuk-bentuk budaya yaitu dalam bentuk etis, seni bangunan, struktur masyarakat, adat istiadat dan lain-lain. Jadi ada pluraisme budaya berdasarkan kriteria agama. Hal ini terjadi karena manusia sebagai homoreligiosus merupakan insan yang berbudidaya dan dapat berkreasi dalam kebebasan menciptakan berbagai objek realitas dan tata nilai baru berdasarkan inspirasi agama.
        Dalam pandangan sosiologis, perhatian utama terhadap agama adalah terletak pada fungsinya dalam masyarakat. Konsep fungsi seperti kita ketahui, menunjuk pada sumbangan atau kontribusi yang diberikan agama, atau lembaga sosial yang lain, untuk mempertahankan keutuhan masyarakat sebagai usaha-usaha yang aktif dan berlangsung secara terus-menerus. Menurut Emile Durkheim sebagai sosiologi besar telah memberikan gambaran tentang fungsi agama dalam masyarakat. Dia berkesimpulan bahwa sarana-sarana keagamaan adalah lambang-lambang masyarakat, kesakralan bersumber pada kekuatan yang dinyatakan berlaku oleh masyarakat secara keseluruhan bagi setiap anggotanya, dan fungsinya adalah mempertahankan dan memperkuat rasa solidaritas dan kewajiban sosial.
         Agama bukanlah suatu entitas independen yang berdiri sendiri. Tetapi agama terdiri dari berbagai dimensi yang merupakan satu kesatuan. Masing - masingnya tidak dapat berdiri tanpa yang lain. seorang ilmuwan barat menguraikan agama ke dalam lima dimensi komitmen. Seseorang kemudian dapat diklasifikasikan menjadi seorang penganut agama tertentu dengan adanya perilaku dan keyakinan yang merupakan wujud komitmennya. Ketidak- utuhan seseorang dalam menjalankan lima dimensi komitmen ini menjadikannya religiusitasnya tidak dapat diakui secara utuh. Kelimanya terdiri dari perbuatan, perkataan, keyakinan, dan sikap yang melambangkan (lambing atau simbol) kepatuhan (komitmen) pada ajaran agama. Agama mengajarkan tentang apa yang benar dan yang salah, serta apa yang baik dan yang buruk. Setiap umat atau kelompok yang benar- benar hidup sesuai dengan amanah agamanya masing - masing. Oleh karena itu, maka dengan sendirinya akan terwujud kerukunan, persaudaraan, kedamaian dan kenyamanan dalam kehidupan bermayarakat. Karena agama telah mengajarkan kebenaran dan kebaikan dan menjauhkan dari segala keburukan, pertikaian, diskriminasi dan lain sebagainya, Hidup beragama tampak pada sikap dan cara perwujudan sikap hidup beragama.
Ada teori dari sistem religi yaitu :

1.    Teori Jiwa
     “Teori Jiwa”, pada mulanya berasal dari seorang sarjana antropologi Inggris, E.B.Tylor, dan diajukan dalam kitabnya yang terkenal berjudul Primitive Cultures (1873). Menurut Tylor, asal mula agama adalah kesadaran manusia akan faham jiwa. Kesadaran akan faham itu disebabkan karena dua hal, ialah : 
a. Perbedaan yang tampak kepada manusia antara hal-hal yang hidup dan hal-hal yang mati. Suatu makhluk pada suatu saat bergerak-gerak, artinya hidup; tetapi tak lama kemudian makhluk tadi tak bergerak lagi, artinya mati.
b. Peristiwa mimpi. Dalam mimpinya manusia melihat dirinya di tempat tempat lain daripada tempat tidurnya. Demikian manusia mulai membedakan antara tubuh jasmaninya yang ada di tempat tidur, dan  suatu bagian lain dari dirinya yang pergi ke lain tempat. Bagian lain itulah yang disebut jiwa.


2.    Teori Batas Akal Teori Batas
      Akal”, berasal dari sarjana besar J.G. Frazer, dan diuraikan olehnya dalam jilid I dari bukunya yang terdiri dari 12 jilid berjudul The Golden Bough (1890). Menurut Frazer, manusia memecahkan soal-soal hidupnya dengan akal dan sistem pengetahuannya; tetapi akal dan sistem pengetahuan itu ada batasnya. Makin maju kebudayaan manusia, makin luas batas akal itu; tetapi dalam banyak kebudayaan, batas akal manusia masih amat sempit. Agama waktu itu belum ada dalam kebudayaan manusia. Lambat laun terbukti bahwa banyak dari perbuatan magicnya itu tidak ada hasilnya juga, maka mulailah ia percaya bahwa alam itu didiami oleh mahluk-mahluk halus yang lebih berkuasa.

3.    Teori Krisis dalam Hidup Individu
       Pandangan ini berasal antara lain dari sarjana-sarjana seperti M. Crawley dalam bukunya Tree of Life (1905), dan diuraikan secara luas oleh A. Van Gennep dalam bukunya yang terkenal, Rites de Passages (1909). Menurut sarjana-sarjana tersebut, dalam jangka waktu hidupnya manusia mengalami banyak krisis yang menjadi obyek perhatiannya, dan yang sering amat menakutinya. Betapapun bahagianya hidup orang, ia selalu harus ingat akan kemungkinan-kemungkinan timbulnya krisis dalam hidupnya.

4.    Teori Sentimen Kemasyarakatan
       “Teori Sentimen Kemasyarakatan”, berasal dari seorang sarjana ilmu filsafat dan sosiologi bangsa Perancis bernama E. Durkheim, dan diuraikan olehnya dalam bukunya Les Formes Elementaires de la Vie Religieuse (1912). Durkheim yang juga menjadi amat terkenal dalam kalangan ilmu antropologi budaya, pada pangkalnya mempunyai suatu terhadap Tylor, serupa dengan celaan Marett tersebut di atas. Beliau beranggapan bahwa alam pikiran manusia pada masa permulaan perkembangan kebudayaannya itu belum dapat menyadari suatu faham abstrak “jiwa”, sebagai suatu substansi yang berbeda dari jasmani. Kemudian Durkheim juga berpendirian bahwa manusia pada masa itu belum dapat menyadari faham abstrak yang lain seperti perubahan dari jiwa menjadi ruh apabila jiwa itu telah terlepas dari jasmani yang mati.
Desa balun merupakan desa yang terkenal dengan sebutan desa pancasila tersebut memang suatu desa yang rukun meski didalamnya terdapat beberapa agama, yaitu Isalam, Kristen, hindu, dan hindu. Namun meskipun dalam satu desa balun tersebut ada beberapa agama yang terdapat didalamnya mereka tidak pernah bermusuhan antar warga satu dengan yang lainnya. Menurut salah satu  pemuka agama yang ada di sana orang orang yang ada di desa balun tersebut mempunyai prisip, yaitu “Urusanku urusanku – urusanmu urusanmu”. Bukan hanya itu saja, dalam satu rumah ada tiga atau dua agama. Namun mereka tidak pernah bercekcok atau bermusuhan satu dengan yang lainnya.
Ada beberapa faktor yang dapat mendorong terciptanya harmoni diantara warga desa balun menurut (Muchtar, 2003: 225), yaitu:
1.    Adanya pola hidup kekerabatan.
2.    Adanya kelompok umat akar rumput/paguyuban.
3.    Adanya lembaga-lembaga swadaya masyarakat.
4.    Nilai-nilai luhur yang dihayati oleh masyarakat.
5.    Adanya kerukunan hidup antar umat ber- agama.
6.    Adanya tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berpe- ngaruh.
Dalam bukunya Geertz mencefinisikan agama sebagai:
1.    Sebuah sistem-sistem simbol yang berlaku untuk.
2.    Menetapkan suasana hati dan motivasi-motivasi yang kuat, yang meresapi, dan yang tahan lama dalam diri manusia dengan.
3.    Merumuskan konsep-konsep mengenai suatu tatanan umum eksistensi.
4.    Membungkus kon- sep-konsep ini dengan semacam pancaran faktualitas.
5.    Suasana hati dan motivasi-motivasi itu tampak khas realistis.
Sebagaimana dipahami, harmoni adalah kondisi hubungan waga yang intim walaupun terdapat perbedaan – perbedaan. Sebuah kehidupan sosial diumpamakan dalam perspektif Emile Durkheim (1858-1917). Akan terbangun karena adanya solidaritas sosial yang merupakan suatu keadaan hubungan antara individu/kelompok yang didasarkan pada perasaan moral dan kepercayaaan yang dianut bersam dan diperkuat oleh pengalaman emosional bersama. Solidaritas berdasarkan hasilnya menurut Durkheim, dapat dibedakan antara solidaritas positif dan solidaritas negatif. Solidaritas negatif tidak me- nghasilkan integrasi apapun, dan dengan demikian tidak memiliki kekhusu- san, sedangkan solidaritas positif dapat dibedakan berdasarkan ciri-ciri :
1.    Yang satu mengikat individu pada masyarakat secara langsung, tanpa perantara.
2.    Suatu sistem Mohammad Isfironi, Proyek Identitas Kultur Kerukunan 249 fungsi-fungsi yang berbeda dan khusus, yang menyatukan hubungan-hubu- ngan yang tetap, walaupun sebenarnya kedua masyarakat tersebut hanyalah satu saja.
3.    Dari perbedaan yang kedua itu muncul perbedaan yang ketiga, yang akan memberi ciri dan nama kepada kedua soli- daritas itu.

G. Kesenian

    Secara umum pengertian yang dikandung dalam kata seni atau kesenian berasal dari art yang mempunyai arti yang luas, diantaranya adalah suatu hasil kegiatan manusia yang indah secara indivu atau kelompok, berkualitas tinggi dalam konsep dan pembuatannya dalam menghasilkan sesuatu yang indah, sesuatu yang benilai estesis, suatu ketrampilan khusus dalam penampilan.
    Obyek kesenian yang ada dalam keberagaman agama di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan ini diantaranya terdiri dari tiga agama yang berbeda salah satunya agama islam, Kristen dan hindu. Dilihat dari segi kesenian memilikin karakteristik dan jenis-jenis yang berdeda antara satu dengan agama lain. Mengingat agama memiliki ciri khas tersendiri dalam memberikan kesenian terhadap budaya masyarakat yang tentunya bertujuan untuk umatnya sendiri.
    Jenis kesenian yang di pakai sendiri memiliki berbagai cara dan alat yang membedakan agama satu dengan yang lainnya, lain halnya saja agama islam di Desa Balun sendiri memiliki kesenian berupa musik hadrah, yang dimana dimaksudkan sebagai proses penyampain pesan atau dakwah. Biasanya musik hadrah ini dimainkan ketika ada acara besar Islam dan dalam kegiatan pernikahan. Dari agama Kristen sendiri memiliki kesenian tersendiri untuk digunakan sebagai media dakwah, salah satunya adalah paduan suara gereja, yang dimana dilakukan ketika proses beribadah pada umat Kristen. Paduan suara ini sendiri sangat sering di dengar ketika beribadah maupun acara-acara besar umat nasrani. Lain halnya lagi agama Hindu dengan kesenian gamelan bali. Gamelan bali ini sendiri biasa dimainkan ketika ada hari-hari besar dalam kalender agama hindu. Dengan kata lain setiap agama memiliki cara ataupun alat yang berbeda dalam kesenian, yang bertujuan sebagai bahan untuk berdakwah.
    Seni sebagai kesatuan integral terdiri dari empat komponen esensial, yaitu karya seni (wujud benda, visualisasi), kerja cipta seni (proses penciptaan, teknis), cipta seni (pandangan, konsep, gagasan, wawasan), dasar tujuan seni (estetis, logis, etis, manfaat, ibadah). Keempat komponen tersebut berkesesuaian dengan kategori-kategori integralis seperti materi, energi, informasi, dan nilai-nilai. Dengan demikian pada hakikatnya seni adalah dialog intersubjektif dan kosubjektif yang mewujud dalam keempat komponen seni. Menurut wawasan islam, intersubjektif dapat bermakna hablumminallah dan kosubjektif bermakna habluminannaas yang mencerminkan adanya hubungan vertikal dan hubungan horizontal.

The Liang Gie berpendapat bahwa seni mengandung beberapa nilai, mencakup nilai keindahan, nilai pengetahuan, dan nilai kehidupan. Begitu juga dengan kesenian yang berkembang di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Karena didaerah tersebut terdapat berbagai agama yang antara lain islam, Kristen, dan hindu. Maka dari itu dengan adanya bebrapa macam agama pastilah akan menimbulkan beberapa kesenian khas atau kesenian yang identic dengan agama – agama tersebut.
Yang tentunya dari berbagai macam kesenian yang bernuansa agamis tersebut akan mengandung suatu nilai keindahan yang nantinya akan menimbulkan kekaguman tersendiri kepada masyarakat yang menikmatinya. Dan berikutnya mengandung nilai pengetahuan yang nantinya pasti setiap kesenianm yang berkembang mempunyai makna tersendiri yang membawa manusia mengetahui hal – ha;l yang belum dia ketahui menjadi tahu. Yang teraklhir adalah nilai kehidupan, dari setiap kesenian setiap agama akan berbeda – beda yang pasti setiap kesenian mengandung berbeda – beda pelajaran hidup yang nantinya bisa digunakan sebagai pedoman sehari – hari.
Ada beberapa fungsi dan tujuan didalam kesenian yaitu antara lain :
a.    Fungsi religi / keagamaan, kesenian bertujuan untuk media dakwah untuk menyebarkan agama – agama, ataupun untuk menyampaikan pesan – pesan rohani untuk masyarakat.
b.    Fungsi pendidikan, kesenian bertujuan untuk media pembelajaran. Seperti grup musik tradisional angklung yang nantinya didalamnya akan menimbulkan suatu kerjasama organisasi untuk mencapai tujuan yaitu keserasian.
c.    Funsi komunikasi, kesenian digunakan sebagai alat untuk menyampaikan pesan dengan melalui suatu media seperti pewayangan untuk menyampaikan suatu pesan – pesan.
d.    Fungsi artistic, kesenian digunakan sebagai media untuk menyampaikan ekspresi seseorang.
Ada bebrapa kesenian yang biasa diselenggarakan di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Antara lain adalah kesenian Ogoh – ogoh, kesenian tersebut memang identik dengan agama hindu, yang biasanya dilakukan atau diadakan pada saat selesai upacara nyepi atau hari raya nyepi yang dilakukan umat hindu. Yang nantinya ditutup dengan karnaval atau iringan Ogoh – ogoh. Ogoh – ogoh sendiri yaitu sebutan dari patung – patungan yang dibuat masyarakat yang menyerupai buta atau perwujudan perbuatan buruk yang makanya dibuat sangat buruk rupa sebagai symbol angkara murka yang nantinga di iringi – iringi keliling kampung dan kemudian dibakar sebagai symbol menghilangkan angkara murka.

KESIMPULAN

Indonesia merupakan negara kesatuan yang terdiri dari banyak pulau dan penghuninya. Masyarakat yang tinggal di dalamnya sangat beragam, terutama masyarakat beragama. Di indonesia agama yang dianut tidak hanya satu melainkan ada enam yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Budha. Masyarakat bebas untuk memilih bagaimana mereka akan menjalani kehidupan dengan memegang kepercayaan kepada Tuhan dengan cara memeluk satu agama yang diyakini. Namun hal itu tidak bisa lepas dari toleransi antar umat beragama. Sebagaimana disebutkan dalam kelima sila yang ada di Indonesia, masyarakat harus mempercayai tuhan dan menjalani kehidupan dengan adil, bijaksana, dan bersatu. Meskipun kita mempunyai kepercayaan yang berbeda bukan berarti kepercayaan yang lain itu adalah salah. Kita harus menghormati kehendak dan keputusan orang lain dalam mempercayai suatu agama. Selanjutnya kita harus selalu toleransi dan tetap bersatu sehingga kita bisa menjadi satu kesatuan yang disebut Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA 

Durkheim, Emile, 1954, The Elementary Forms of The Religious Life. trans. By Joseph Ward Swain (Glencoe, III : The Free Press, George Allen & Unwin Ltd.
 Elizabet K. Nottingham, 1985. Agama dan Masyarakat: Suatu pengantar
Geertz, Clifford, 1992, Kebudayaan dan Agama, Kanisius: Yogyakart
Joeyz, Iwan. Hubungan Agama dan Budaya. Http://ukpkstain.multiply.com/journal/ item/49. Diakses tanggal 1 Desember 2009.
Romdhon, et. al, Agama-agama di Dunia, IAIN Sunan Kalijaga , Press, Yogyakarta, 1988, hlm. 18-19
Dadang Kahmad, Metode Penelitian Agama Perspektif Ilmu Perbandingan Agama, CV Pustaka Setia, Bandung, 2000, hlm. 40-41.
Hilman Hadi Kusuma, Antropologi Agama Bagian I (Pendekatan Budaya Terhadap Aliran kepercayaan, Agama Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, di Indonesia), PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 1993, hlm. 32-33.
Geertz, Clifford. Interpretation of Cultures: Selected Essays (New York: Basic Books, 1973).
Isfironi, Mohammad. “Pemikiran Keagamaan Kiai di Situbondo: Studi Pendekatan Fiqh dalam Merespon Masalah Sosial Keagamaan”. Tesis S.2 (Malang: UNISMA Malang, Program Pascasarjana, 2002). --------, Agama dan Solidaritas Sosial: Studi terhadap Tradisi Rasulan Masyarakat Gunung Kidul DIY. Laporan Penelitian (Yogyakarta: 2009).

7 Percikan Motivasi Membangkitkan Kegagalan Hidupmu




Tak bisa menerima arti sebuah kegagalan, luapan amarah hanya berlalu tanpa merubah keadaan yang diharapkan
Memecahkan keutuhan hati menjadi serpihan yang tak berarti bahkan menimbulkan luka yang tak berguna
Hunuskan segala keburukan yang akan menghampirimu hingga dirimu memahami untuk apa luka itu ditancapkan dengan amat pedih
Belajarlah bertahan dengan luka, kehilangan serta kegagalan jika dirimu melalui mereka pribadimu menjadi lebih berarti dari segala yang telah dilalui
katakan pada luka, hilang dan gagal bahwa mereka hanya sebagai rintangan untuk meraih bendera keberhasilan yang telah diperuntukkan padamu



Mengapa motivasi itu penting dalam kehidupan manusia yang dinamis ? sekecil apapun kata-kata dapat memberi dampak besar bagi penerimanya

7 Percikan Motivasi yang akan merubah pola pikirmu terhadap apa yang selalu dirimu sesalkan


1. Ketika akan melakukan perjanjian, tentukan kau memastikan bahwa rekanmu memiliki kualitas pribadi yang sesuai, kapabel, dan layak di percaya

Ketika kau tidak pernah berjanji dengan diri sendiri, pernahkah terpikirkan bahwa itu tanda pribadimu meragukan, tidak berkualitas, tidak kapabel dan belum layak dipercaya?

2. Segala sesuatu adalah sesuatu yang sedang lewat.
Jika kita bersabar untuk menunggu, membiarkan dalam sifat alaminya yang berubah dan tidak ikut campur memperkeruh, segala sesuatu akan menjauh, mengecil, mengabur menjafi tak berarti.

Air bersih akan menjadi keruh kemudian jernih kembali kemudian kotor kemudian bening, begitu seterusnya.

Kita bersedih atau bersukacita, karena kita mengabadika  yang sedang berubah, mengekalkan yang sedang berganti

Kunci untuk melatih pikiran untuk tidak melantur dan membawa perasaan sedih atau sukacita palsu adalah sabar sampai pikiran itu lewat.

Karena pikiran bisa menghasilkan berbagai gelombang, begitu pula ia bisa menghasilkan sebuah jangkar yang sangat kuat!

3. tuhan tidam memberkati orang biasa-biasa saja.

DIa hanya memberkati orang yang menyiapkan menjadi luar biasa :

" Yakni pribadi yang memperbarui persediaan pemberian-pemberian baik Tuhan untuknya, setiap waktu!"

4.Persoalan hidup itu bukan karena Tuhan menjawab TIDAK terhadal rencana-rencana kita.

Persoalan hidup itu karena kita sulit menjawab YA terhadap rencana-rencana-Nya

5. Berapa kitab yang mesti kau baca agar menjadi bijak?

Tak perlu satu kitab pun 

hanya lakukan lebih banyak tiga kalimat ini :

        1. Dengarkan suara hatimu
        2. Pekalah pada perasaan orang lain
        3. Jika kau berkasih sayang, bantulah membuat orang tumbuh menjadi bijak!

6. Check list mengapa kehidupanmu belum merupakan keberhasilan yang kau idamkan :


      1. Tidak memiliki gagasan apa itu keberhasilan dan bagaimana membangunnya
      2. Punya gagasan tetapi tidak menjalankan dan terus menunda-nundanya
      3. Merasa cukup dengan pencapaian sekarang, meski itu bukan katier yang dikendaki.
      4. Tidam pernah bertanya ulang tentang tujuan-tujuanmu

7. Seseorang bertanya,

Apa yang mempengaruhi nasib baik atau buruk?

Asumsi!

Bagaimana bisa hanya sebuah asumsi mempengaruhi nasib menjadi baik atau buruk?

Kamu beranggapan sesuatu akan berjalan sesuai keinginanmu, namun kenyataannya tidak.

Maka kamu akan bilang,  itu nasib buruk!

Lain kali, kamu beranggapan sesuatu akan berjalan diluar keinginanmu, namun kenyataannya tidak.

Maka kamu akan bilang, itu nasib baik!

nikmati semua kepahitan yang hinggap dijalan menuju suksesmu, kamu sidah memegang tiket keberhasilanmu, hanya saja kau harus melalui beberapa rintangan dan perbaikan diri untuk sampai pada tempat tersebut.


Referensi :

Membuka mata - Peri Farouk 



Gak Nyesel! Empat Hari Absen Kuliah untuk Ikutan #MenduniakanMadura dan Menapaki #JejakBPWS bersama Blogger Nasional

Sebagai seorang mahasiswi yang duduk di bangku kuliah dan pure (murni) keturunan darah Madura, mengelilingi pulau Madura seharusnya telah saya lewati. Namun, hanya beberapa tempat yang sudah saya singgahi, itu pun wisata alam maupun religi yang sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Madura.  Mengetahui plat-m.com mengajak "Menduniakan Madura" bersama bpws.go.id dari seorang blogger bernama Lukman Aldiansyah Alief yang sudah familiar wajahnya di mata saya. Bagaimana tidak? dari bangku SD, SMP, SMA, bahkan tingkat Universitas selalu di tempat yang sama. Oh! Itu sangat membosankan sekali bukan?!. 

Well, ajakan kak Aldi tidak membuat saya tertarik walaupun  free (akomodasi, homestay, transportasi ) telah ditanggung oleh plat-m dan BPWS.

"Apasih cuma Madura doang! bisa kali ya kesana di lain waktu"

"Tugas kuliah dan presentasi masih belum kelar!"

"Temen-temen juga ga begitu interest dengan Madura"

"Destinasinyapun tidak begitu diketahui dan biasa saja"

Yaps! semua pikiran itu terlintas dalam pikiran saya sebelum berangkat pada tanggal 22-25 November 2016 lalu. Ilmu Komunikasi, salah satu jurusan di Universitas Trunojoyo Madura yang lebih dikenal dengan jurusan “jalan-jalan” oleh mahasiswa lainnya. Beberapa mata kuliah yang praktiknya dilakukan di luar Madura  mungkin menjadi sebab sebutan itu lebih famous (terkenal).

Madura, tempat Universitas ini berada belum menjadi destinasi praktik utama dalam beberapa mata kuliah yang saya tempuh. Yogyakarta, Bali, Semarang, Surabaya adalah beberapa kota besar yang tidak pernah absen dari destinasi tahun ke tahun untuk melakukan praktik mata kuliah. Photography!, mata kuliah ini selalu mengambil spot - spot yang unik dan menarik diluar Madura. "Mengapa bukan Madura?" padahal Madura adalah tempat dimana kita meng-explore potensi daerah baik dari segala aspek kehidupan manusia maupun alam di pulau ini.

#####

H-3 sebelum acara itu berlangsung kak Aldi mengajak saya kembali, setelah sempat saya menolaknya. Dia memberikan beberapa wejangan agar saya dapat mempertimbangkan kembali manfaat yang akan saya dapatkan dari acara ini.

Sayapun kembali berpikir ***

"Saya lho orang Madura, malulah saya kalau ditanya orang diluar Madura tempat destinasi yang unik dan menarik di Madura."

"Madura masih termasuk pulau tertinggal ? dengan ini saya bisa membantu peningkatan perekonomian madura di bidang pariwisatanya."

"Bersama blogger nasional MenduniakanMadura ? Orang diluar Madura aja pengen berkunjung ke Madura. Mereka ingin mengetahui lebih dalam tentang Madura , malulah saya kalau tidak bangga akan keelokan tanah kelahiran sendiri."

"Sebagai pemudi cinta tanah air, harusnya saya bisa membawa nama Madura jauh dari stigma negatif masyarakat diluar Madura."

"Briliant! Kesempatan tidak datang dua kali! , saya harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik - baiknya."

Deal! saya memilih untuk absen kuliah selama empat hari dengan pertimbangan segala resiko yang sudah saya tanggung. Berangkatlah saya untuk menyusuri destinasi menarik yang ada di ke-empat kabupaten di Madura (Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep).

#####

Tadaaaaaaaa... Ini cerita keseruan saya mengikuti #MenduniakanMadura!💘
Pemandangan di bawah kaki Suramadu sisi Surabaya



Proses realisasi Rest Area di kawasan Suramadu (Madura)


Pesona dan ketenangan pantai nepa 
Hutan Kera Nepa di Dusun Batioh, Desa Batioh, Kabupaten Sampang




Jejeran keindahan kapal di Pelabuhan Pasongsongan, Kab. Sumenep

Fosil Ikan Paus di Giliyang, Kab. Sumenep

Pesona Giliyang menyerupai pulau "Dewata-Bali"

Menikmati kesejukan pulau giliyang


"Kok gak ada ceritanya ? Kok cuma picture-nya doang ?"


Mungkin reader udah pada gak sabar kan ? .


"Yaps! saya hanya membiarkan kalian mengintip beberapa moment yang saya abadikan selama perjalanan empat hari tiga malam itu."


Sangat disayangkan ketika saya harus mem-posting cerita ini hanya dalam satu kali post. Banyak sekali hal menarik yang saya temukan serta moment yang unforgetable bersama blogger nasionalPerjalanan ini mengubah perspektif saya tentang Madura dan beberapa hal yang tidak saya ketahui tentang pulau ini. Disinilah saya temukan, alasan mengapa saya wajib "Menduniakan Madura"


Madura memiliki pesona tersendiri untuk menunjukkan keelokannya

See you soon, on the next post!💋

Tabungan Emas Solusi Cerdas Investasi Masa Depan Jelas

Dalam hal perekonomian, mengalami peningkatan dan penurunan pendapat adalah hal yang wajar. Mengatasi berbagai macam persoalan hidup menyangkut perekonomian membuat kita harus jeli dan terarah agar bisa berjalan dengan stabil. Menyimpan sebagian uang yang kita punya untuk tabungan masa depan ataupun cadangan keuangan ketika tidak lagi bersahabat dengan kita merupakan cara menghadapi hal tersebut. Kebutuhan yang seringkali datang tiba-tiba untuk kita penuhi dan pengeluaran yang kadang tidak terkontrol seringkali terjadi pada kita. Saya pun cukup kesulitan dalam mengatur perekonomian agar berjalan dengan stabil, terkontrol serta terarah.

Melihat banyaknya lembaga - lembaga yang menawarkan berbagai jasa penyaluran kredit kadang menjadi solusi terbaik bagi kita. Namun, kita pun harus pilah pilih dalam menggunakan jasa penyaluran kredit tersebut. Keluarga dan saya pun memilih "Pegadaian" untuk jasa kredit dalam menstabilkan keuangan yang dapat dikategorikan labil.

Mengapa keluarga dan saya memilih dan mempercayakan  Pegadaian sebagai solusi dari masalah perekonomian ? Pegadaian sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia dalam bidang jasa penyaluran kredit atas dasar hukum gadai, sebagai BUMN tentunya dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan .

Terlihat dari visi misi Pegadaian di www.pegadaian.co.id untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat di Indonesia. Tak hanya Aneka Jasa, Pegadaian pun telah menghadirkan berbagai macam lini bisnis berupa Pembiayaan dan Emas. Sesuai dengan slogan yang digunakan yaitu "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah," di Pegadaian juga tersedia berbagai produk ataupun layanan seperti Investasi Emas, Tabungan Emas ataupun Gadai Emas.

Jasa Pegadaian sangat membantu menghadapi masalah kelabilan yang sering terjadi pada saya dan keluarga. Menggadaikan emas seringkali dilakukan ketika kebutuhan mendesak yang datang tiba - tiba. Saya sebagai calon sarjana harus pintar-pintar dalam mengatur keuangan di tengah perekonomian keluarga yang kadang tidak stabil. Menyisihkan sebagian uang untuk keperluan pribadi dan meringankan beban orang tua selalu terlintas dalam pikiran saya. 


Ya! Pertanyaan – pertanyaan dalam gambar di atas sering kali terlintas dalam pikiran saya, anda pun mungkin sering memikirkannya. Mengapa saya ingin menabung dan ingin memiliki emas juga ? karena emas merupakan logam yang bisa disimpan dan dijual dalam kehidupan berbagai masyarakat dunia, serta harga emas yang terus menerus meningkat dalam pergerakan ekonomi dunia. Kesulitan dalam membagi uang untuk kebutuhan primer, sekunder dan tersier ketika arus global percepatan ekonomi yang semakin meningkat kini tengah anda rasakan juga. Pegadaian pun lagi-lagi menjawab masalah yang kita hadapi.


Tepat! Tabungan Emas merupakan solusi yang saya gunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan masalah yang saya hadapi. Tabungan yang bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia, berbagai kalangan serta tingkatan ekonomi rendah, menengah maupun tinggi sangat membutuhkan tabungan ini sebagai investasi ataupun simpanan apabila kondisi yang tidak diinginkan terjadi. Kalangan seperti saya, walaupun hanya sebagai mahasiswa yang tidak memiliki pekerjaan tetap ataupun pendapatan dapat memiliki Tabungan Emas. Adanya Tabungan Emas memudahkan saya dan keluarga untuk menginvestasikan uang pada emas. Dengan tabungan ini, saya dapat menata perencanaan investasi untuk jaminan masa depan yang jelas dan gemilang. 



Itulah mengapa saya memilih Tabungan Emas, kita juga dapat membeli dengan harga terjangkau dan menjual emas dengan harga tinggi . Harga yang diberikan kepada masyarakat pun sangat membantu seluruh kalangan baik bawah, menengah maupun atas sehingga dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat. 


Cara menabung pun mudah! Seperti ke-5 langkah untuk mendaftar sebagai nasabah Tabungan Emas yang telah disebutkan pada gambar di atas dapat Anda ikuti .Sebagai mahasiswa pembelian dengan harga Rp.5000 dapat saya jangkau. Hanya dengan Rp 5.000 kita dapat membeli emas mulai dari 0,01 gram. Dengan menyisihkan sedikitnya Rp 5.000 untuk ditabung dalam pembelian emas, Anda sudah menyimpan serta menginvestasi emas untuk masa depan yang jelas. Selain menabung yang mudah, mencairkan emas pun mudah ketika emas sudah mencapai harga 1 gram. Tidak hanya berupa emas, uang yang ditabungkan pun dapat dicairkan berupa uang. Tersebarnya kantor Pegadaian yang tersedia di seluruh Indonesia dapat menjangkau seluruh masyarakat untuk membuka Tabungan Emas.


Nah! gambar di atas merupakan buku Tabungan Emas yang saya dapatkan setelah saya melakukan langkah - langkah untuk mendaftar sebagai nasabah. Setelah mendaftar Anda juga akan mendapatkan Buku Tabungan yang menjadi hak milik Anda (pemilik buku tabungan). Buku Tabungan diharapkan selalu dibawa disaat ingin menabung serta mencairkan emas. Nama, No. Identitas, No. Rekening, CIF serta Cabang Kantor Pegadaian telah tertera dalam buku Tabungan Emas memudahkan kita dalam melakukan transaksi.  Pelayanan yang ramah, serta penjelasan dari salah satu karyawan mudah dipahami membuat saya nyaman dalam melakukan regristasi serta menabung di Pegadaian.



Banyak keuntungan yang didapatkan! Berbagai macam keuntungan apabila berinvestasi emas menjadi point utama saya memilih menyimpan uang yang diinvestikan dalam bentuk emas. Selain harga terjangkau, aman, cepat, mudah dan menguntungkan merupakan keinginan yang telah diwujudkan oleh Pegadaian dalam memberikan kenyamanan layanan terhadap masyarakat di seluruh Indonesia.


Memanfaatkan teknologi media baru yang mempermudah dalam mengakses informasi, Pegadaian menghadirkan aplikasi layanan kepada masyarakat untuk mempermudah informasi seputar pegadaian dimanapun anda berada. Aplikasi Sahabat Pegadaian dapat anda download di Google Play Store untuk mengetahui kestabilan harga emas setiap saat. Beraktivitas tanpa terganggu dan dapat  mengefisienkan waktu kita bukan ?


Kehadiran layanan aplikasi "Sahabat Pegadaian"  sangat membantu saya dalam mengakses informasi secara up to date tanpa perlu datang langsung ke kantor Pegadaian. Hadiah, Promo, Point, Produk Pegadaian, serta berita dapat saya ketahui dengan cepat dan mudah di setiap saat. Aplikasi ini dapat melengkapi kenyamanan masyarakat dalam menggunakan Pembiayaan, Emas, dan Aneka Jasa Pegadaian. Adanya Tabungan Emas ini dapat memotivasi saya untuk menginvestasikan sebagian  uang dalam bentuk emas serta rencana masa depan yang jelas dan tertata.

Berbagai manfaat dan keuntungan yang sangat menarik yang disediakan oleh Pegadaian untuk melakukan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dengan Tabungan Emas kita dapat mengontrol, menyimpan, menginvestasi serta membantu perekonomian semua lapisan masyarakat Indonesia. Tanpa berpikir panjang dan segera lakukan tindakan. Mari bersama-sama siapkan masa depan dengan jelas dan tertata untuk kehidupan yang lebih baik serta peningkatan perekonomian Indonesia maju.


"Tabungan Emas Solusi Cerdas Investasi Masa Depan Jelas"





Pendidikan sebagai Kunci Utama Mengejar Ketertinggalan Kota Bangkalan dalamTingkat Nasional

photo by : lppm utm
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan utama seluruh lapisan masyarakat . Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dapat menentukan perkembangan dan kemajuan suatu daerah .Fasilitas sarana dan prasarana yang memadai dapat mendukung kemajuan masyarakat untuk menciptakan SDM yang mampu mengejar ketertinggalan maupun berkompeten dalam berbagai aspek bidang kehidupan masyarakat, baik dari segi pendidikan , kesehatan , tekhnologi , kebudayaan , dan perekonomian dalam daerah tersebut . Salah satu daerah tertinggal yaitu pulau Madura. Pulau Madura memiliki 4 Kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Bangkalan adalah Kabupaten yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur dan merupakan kota yang paling dekat dengan pulau Jawa setelah diresmikannya Jembatan Suramadu pada tanggal 10 Juli 2009 oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono .


Gedung Cakra UTM | photo by : LarasWitantra 

Gedung RKB - F UTM | photo by : Laras Witantra 

jalan utama meuju Universitas Trunojoyo Madura | Photo by : budhysasmito
tampak samping Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura | photo by : Adisitiekapratiwi
Lampu Taman Kampus yang menggunakan tenaga surya membuat panorama malam yang unik serta menghemat pemborosan energi listrik | photo by : alfanhaqiqi 

       Dengan ketertinggalan Pulau Madura membuat pemerintah maupun masyarakat sekitar berkeinginan untuk merubah hal tersebut. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan khususnya untuk masyarakat Madura sendiri, agar Madura memiliki Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang ada di kota Bangkalan . Tidak adanya Perguruan Tinggi di Madura menjadikan dasar pemikiran untuk memajukan mutu pendidikan kaula muda di Madura. Akhirnya pada tanggal 23 Juli 2001 Pemerintah mewujudkan salah satu keinginan Masyarakat Madura untuk memiliki Universitas Negeri. Universitas Trunojoyo merupakan lanjutan dari Universitas Bangkalan yang berubah statusnya dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 85 Tahun 2001 Tertanggal 5 Juli 2001. Universitas Trunojoyo merupakan Perguruan Tinggi Negeri satu – satunya yang ada di Pulau Madura. Universitas Trunojoyo terletak di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan , Provinsi Jawa Timur,. Selain itu, lokasi Universitas Trunojoyo berada dalam lingkungan pusat pengembangan Bangkalan sebagai perluasan Kota Surabaya dalam satuan wilayah pengembangan Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan) .

            Perguruan Tinggi yang terbilang seusia jagung ini, masih dalam tahap merintis pembenahan dari pembangunan gedung – gedung perkuliahan maupun fasilitas pendukung proses perkuliahan yang terus menerus dilakukan. Keberadaan Universitas Trunojoyo seperti kondisinya yang ada saat ini, masih dalam tahap pembenahan-pembenahan mendasar, seperti renovasi gedung perkuliahan, kantor administrasi kantor pusat maupun fakultas, dan prasarana kampus seperti instalasi listrik dan airtaman kampus serta sarana dalam kampus. Beberapa gedung telah terealisasikan seperti Gedung Pertemuan yang telah diresmikan pada tanggal 3 Mei 2016  berkapasitas 4.507 orang . Berbagai tahap pembenahan yang dilakukan agar kampus yang kerap disapa UTM dapat menjadi salah satu Universitas Negeri yang memiliki kualitas SDM serta Infrastruktur setara dengan kampus unggulan yang ada di Jawa Timur . Walaupun tempat kampus Universitas Trunojoyo yang terdapat di seberang pulau Jawa Timur , banyak masyarakat di luar pulau Madura berbondong – bondong menuntut ilmu di Universitas Pulau Garam ini .Namun , Pemerintah tetap fokus dalam mencerdaskan masyarakat Madura sendiri untuk memajukan Pulau Madura yang lebih baik.
         
Berbagai macam prestasi telah diraih oleh Universitas ini , baik dari regional , nasional , maupun internasional . Salah satu prestasi yang membanggakan yaitu UTM telah menyabet juara kedua dalam lomba Imagine Cup 2013 Worldwide Finals yang diselenggarakan di St. Petersburg, Rusia pada 8-12 Juli 2013 serta  runner-up Imagine Cup tahun 2016 silam. Prestasi yang sudah menjalar ke kancah dunia dapat membuat UTM menjadi salah satu sorotan Universitas Negeri di Jawa Timur , maupun di Indonesia . Tidak hanya prestasi , infrastruktur yang dimiliki oleh UTM dapat menjadi sorotan seluruh masyarakat . Peningkatan Mahasiswa baru yang di dominasi oleh mahasiswa di luar pulau Madura menjadi bukti , bahwa UTM tidak dapat di pandang sebelah mata lagi. Seluruh masyarakat perlahan – lahan dapat menerima dan mengapresiasi Universitas yang tebilang muda , dapat menunjukkan SDM yang berkuliatas di tingkat dunia . 


Time Solite Studio ( Universitas Trunojoyo Madura ) memperoleh juara kedua di Russia 2013. Foto/Dok. Microsoft Indonesia PR Agency

None Developers ( Universitas Trunojoyo Madura ) meraih runner up dalam perlombaan Imagine Cup 2016 

         Penonjolan prestasi tidak etis ketika permasalahan infrastruktur yang tidak layak menjadi akses mahasiswa menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura .
Badan Eksekutif Masyarakat  Kabinet Nusantara Universitas Trunojoyo Madura pada hari Senin 28 Maret 2016 telah mendatangi kantor BPWS untuk  menanyakan kembali kesepakatan antara  Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) yang telah melaksanakan penandatangan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang dimotori oleh Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Aula Gedung Rektorat Terpadu UTM Kecamatan Kamal Bangkalan, pada hari Jumat tanggal 2 Oktober 2015 lalu . Dorongan terhadap tindakan yang dilakukan oleh BEM KN UTM mendesak pihak kampus tidak abai terhadap permasalahan yang cukup serius ini serta menuntut Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) agar secepat mungkin menjalankan Peraturan Presiden Nomor 27/2008 tentang BPWS pasal 12. Berbagai masalah yang ditimbulkan oleh rusaknya akses jalan menuju kampus seperti jalan berlubang sampai memakan separuh badan jalan serta terendam hampir 20 cm sewaktu hujan deras yang dapat mengancam keselamatan masyarakat yang melewati jalan tersebut .Tindakan yang dilakukan Aktivis kampus membuahkan hasil , akhirnya BPWS berjanji untuk menyelesaikan perbaikan jalan menuju kampus  selesai pada bulan Juni 2016  .
Pengguna jalan ketika melewati jalan yang masih tergenang air (9/11/2016) |  photo by : vivilutviana.com

Jalan berlubang yang cukup dalam , menuju kampus UTM | photo by : bp.blogspot.com
 Penantian para mahasiswa yang tidak melihat progres dari kinerja Pemkot serta pihak terkait dalam perbaikan akses jalan memicu pergejolakan yang mengakibatkan para mahasiswa menggelar demonstrasi pada tanggal 18 April 2016 di depan Rektor Bapak Rektor Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., . Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, dan pimpinanan-pimpinan UTM . Opini serta aspirasi dari semua kalangan mahasiswa melontarkan berbagai protes karena akses jalan yang tidak layak digunakan karena berbagai macam kerusakan akses jalan juga mengakibatkan berbagai macam penyakit karena banjir serta berbagai macam peristiwa yang ditimbulkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan harus cepat direalisasikan  . Berbagai protes ini dilakukan karena terlibatnya akses UTM yang disebutkan dalam penandatangan kerjasama BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan serta pihak UTM pada 2 Oktober 2015 lalu , serta janji BPWS yang tidak ditepati untuk menyelesaikan perbaikan jalan pada bulan Juni 2016. 

para mahasiswa melakukan demonstrasi di depan gedung rektorat (18/4/2016) | photo by : bp.blogspot.com
orasi yang dilakukan mahasiswa pada kerusakan jalan menuju kampus dan banjir yang menggenangi jalanan | photo by : koran sindo

Penjelasan yang telah di lontarkan oleh pihak BPWS dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tetap dalam proses namun akan ada beberapa tahap menuju terselenggaranya infrastruktur yang lebih baik. Pembeberan beberapa bukti pihak Rektorium serta penegasan kembali tentang perbaikan jalan yang tetap terealisasikan dalam waktu mendekat dapat meredamkan amarah para demonstran.
Pada pertengahan bulan September Pemerintah Kabupaten Bangkalan , BPWS , serta pihak terkait dalam pembangunan infrastuktur di Universitas Trunojoyo Madura dapat membuktikan kinerja bahwa perbaikan akses jalan menuju kampus akan segera terealisasikan dan dalam proses pembenahan secara maksimal . Seperti harapan yang diingin oleh Bupati Bangkalan Muh Makmun Ibnu Fuad untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur secara maksimal , Bangkalan menjadi macan ekonomi melalui pendidikan yang memicu SDM lebih berkualitas sehingga dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi di kota Bangkalan.
Elemen yang digunakan untuk pelebaran jalan dan saluran air dipinggir jalan menuju kampus | photo by : vivilutviana.com 
 
 
Proses pelebaran jalan menuju kampus UTM | photo by : vivilutviana.com

Beberapa alat yang digunakan untuk mempercepat perbaikan jalan di sepanjang kampus UTM | photo by : vivilutviana.com

Jalan sekitar kampus UTM yang telah mengalami pelebaran (9/11/2016) photo by : vivilutviana.com

     Keterbukaan dalam proses kinerja yang perlu dikonfirmasi agar tidak menimbulkan kesalah pahaman antara masyarakat dengan pihak pemerintahan . Pengurangan terhadap aksi – aksi demonstrasi dapat teratasi jika pihak pemerintah dapat menkonfirmasi sebelum masyarakat melakukan tindakan dapat merugikan pihak pemerintah maupun masyarakat . Menjalin hubungan yang harmonis antara pihak pemerintah dengan masyarakat dapat memicu percepatan perkembangan suatu daerah . Maka dari itu , membangun komunikasi antar kedua belah pihak agar terwujudnya visi dan misi dari kota Bangkalan . Terwujudnya masyarakat yang maju dan sejahtera dapat diukur dari seberapa dekat masyarakat dengan pihak pemerintah dalam mebentuk kota yang makmur dan damai . Dengan peningkatan mutu serta kualitas pendidikan secara bertahap dapat meningkatkan perekonomian serta berbagai macam hal ketertinggalan kota Bangkalan dalam ranah nasional maupun dalam pulau Madura sendiri . Pembangunan yang dilakukan secara berperiode dan tertata sesuai dengan perencanaan diharapkan menjadi pemicu seluruh lapisan masyarakat mengejar ketertinggalan secara signifikan .





Referensi :



            

When My Hobby become My Job

Hallo oktober :) 


Mengapa sapaan yang aku gunakan adalah bulan oktober ? right , oktober adalah bulan kelahiranku , semua manusia pasti mengingat tempat tanggal lahir dia dilahirkan . begitu pentingkah itu ? sangat penting karena tempat tanggal lahir adalah identitas utama diri kita setelah kita menyebutkan nama . Bangkalan , 23 Oktober 1997 adalah tempat tanggal lahirku . Tanggal dan bulan yang merupakan momentum terbaik yang akan kita kenang tahun demi tahun . Surprised , wishes and more better person than before adalah hal hal yang kita inginkan dari tahun ketahun . Hadiah terbaik dari setiap tahun mungkin akan kita ingat bahkan akan kita bandingkan dengan tahun - tahun sebelumnya . Hadiah mungkin bisa kita artikan sebagai sebuah barang , sebuah benda yang kita harapkan kemudian akan kita dapatkan dihari spesial kita . Tetapi , hadiah menurutku adalah hal - hal dan semua orang yang peduli dengan kita , mengakui keberadaan kita serta dihargai dengan sepenuh hati tanpa ada perubahan secara spontan, tetap konsisten dengan suasana dan karakter mereka bagaimanapun keadaan kita . Keluargaku , teman - temanku , orang yang peduli denganku , mereka yang menyayangiku adalah kado terbaik yang ALLAH berikan kepadaku . Hanya itukah yang aku dapatkan ? tidak(!) kado yang benar benar spesial adalah "when my hobby become my job" . yap . menjadi seorang model adalah kado terbaik yang pernah saya dapatkan sejak saya duduk dibangku Sekolah Menengah atas hingga saat ini di bangku perkuliahan . Kebahagiaan hakiki adalah kebahagian yang kita rasakan sendiri , tanpa memikirkan komentar orang lain . Meringankan beban orang tua dengan honor yang kita dapatkan sendiri adalah hal yang tak ternilai . Bukan imbalan yang menjadi tolak ukur kebahagian , tetapi bagaimana kita mnedapatkan imbalan tersebut dengan skill yang kita memiliki .
 
         

Setiap manusia , apalagi manusia di zaman media baru ini , media dimana perkembangan tekhnologi informasi untuk mempermudah manusia melakukan komunikasi dengan komputer atau melalui jaringan internet . Semua aplikasi media sosial adalah bagian terpenting dalam hidup kita di zaman modern ini , arus gobalisasi yang mengharuskan kita mengikuti perkembangan tekhnologi komunikasi membuat kita mau tidak mau suka tidak suka , negatif ataupun positif kita harus menghadapi era modern . Segala sesuatu yang disajikan secara aman , praktis , cepat dan mudah . Bebagai media sosial yang memberikan kebebasan atas ekplorasi diri penggunanya menuntut kita untuk melakukan personal front yang menggambarkan tingkah laku seseorang sebagai pemilik status sosial sesuai dengan status tingkatan sosial dan bagaimana cara kita menampilkan diri (manner)di media sosial . Tentunya , pakaian yang kita gunakan , kata yang kita lontarkan dan lifestyle yang kita tampilkan dapat dinilai kekinian,trendy,hits dan berbagai istilah gaul lainnya oleh jutaan pengguna medsos . Sebagai seseorang pengguna akun media sosial ataupun korban dari adanya efek era modern ini . Akupun dengan hobi yang memperagakan busana desainer maupun mengekspresikan diri harusnya dapat memperhatikan sikap, sifat , penampilan bahkan gaya hidupku . Sebagai kaum wanita , dimana shopping adalah moodboster tebaikku dan menjaga penampilan , diskon serta promosi adalah favoritku. Disini aku rekomendasikan shopping online yang mudah , aman , praktis dan terpercaya serta kejutan diskon dan promosi yang keren . Dimana lagi kalo bukan di  http://shop.excite.co.id/store/storedetail/?ai=1&n=lazada
 

Sebagai mahasiswi kita juga tidak banyak merogoh kocek terlalu dalam .Penampilan dan kebutuhan hidup yang modern dapat kita nikmati serta terpercaya dapat kita dapatkan di http://shop.excite.co.id/store/storedetail/?ai=1&n=lazada

Berbagai macam product yang menunjang kebutuhan kita dapat kita dapatkan disini
segala macam product memiliki puluhan promosi menarik yang bisa kalian dapatkan

berbagai voucher menarik yang bisa kalian gunakan sesuai kebutuhan kalian

Nunggu apa lagi ? dari pada penasaran (?)  akhir bulan banyak promosi dan diskon lo ? yuk langsung aja klik http://shop.excite.co.id/store/storedetail/?ai=1&n=lazada . .