Berbagai perawatan telah dilakukan untuk mempercantik diri, namun salah satu hal yang sangat dibenci kebanyakan wanita yaitu "acne" atau dikenal dengan jerawat menjadi masalah utama. Mengapa jerawat tersebut sering muncul ? telah menghabiskan berbagai macam cara hingga lelah serta merrogoh kocek yang cukup banyak untuk menghilangkannya? Beberapa alasan pemicu munculnya jerawat yang tak banyak diketahui yaitu :
Hiperandrogen
- Kasus ini telah diatasi dan menjadi gejala utama yang ada pada wanita di Indonesia. Kebanyakan memang wanita tidak memiliki dan hanya pada lelaki saja, namun siapa sangka ternyata gejala ini bisa terjadi pada 10–20% wanita1,2. Hiperandrogenisme yaitu kelebihan androgen pada wanita dapat berupa:
- Hiperandrogen klinis dengan gejala klinis SAHA: Seborrhoea - Acne - Hirsutism - Androgenetic Alopecia. Hiperandrogenisme biokimia atau keduanya 3,4.
- Faktor Endogen :
- PCOs (Sindrom Ovarium Polikistik)
Hiperplasia fungsi kelenjar adrenal (kongenital/didapat)
Tumor
ovarium
adrenal
hypophyseal
bronkhial - Faktor Eksogen :
- alat kontrasepsi yang telah digunakan atau sering digunakan dapat memicu timbulnya hiperandrogen pada diri
- Seteroid anabulik
pengobatan kortikosteroid
Pengertian jerawat yang wajib dipahami agar pemahaman tentang jerawat sendiri dapat kita hindari dan atasi.
Salah satu timbulnya rambut-rambut yang tidak wajar terhadap wajah akibat hormon dan hiperandrogen







1 Komentar
Wahh...aman gak ya obat anti hormon seperti ini. Penasaran aku. Anakku jerawatan soalnya. Sampe kesel sendiri dianya
Balas