Mengenal Lebih Dekat Tembakau di Museum Tembakau Jember

Menyelam sambil minum air mungkin pepatah itu sangat cocok untukku yang sedang famtrip bersama blogger jember dengan blogger nusantara lainnya kala itu. Selain berjalan-jalan bersama, bersenda gurau dan mengenal lebih dekat antar blogger kita sebagai blogger juga tak lupa dengan mengisi konten nan informatif kepada para pembaca. Apalagi museum-museum seperti ini sudah mengalami pemerosotan minat terhadap kaum muda-muda apalagi anak millenials (aku juga anak millenials sih).


Museum konotasinya memang terlihat "jadul, membosankan, kurang menarik, kuno" dan berbagai sebutan lainnya yang bisa kamu sebutkan sendiri. Namun berbeda dengan Museum Tembakau ini yang telah berdiri sejak 2014 lalu. Pengelolaan yang baik oleh UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau (PSMB-LT). Letaknyapun cukup dekat apabila kalian berada pada sentral  kota Jember yang beralamatkan di Jalan Kalimantan Nomor 1, Jember. 

Lalu, apa yang membuatnya berbeda dan menghapuskan konotasi tersebut apabila kita berkunjung kesana ?

1. Estetik dan Menarik

Sebelum memasuki dan melihat berbagai macam tembakau memang beberapa orang akan berekspektasi penataan yang tidak menarik dan lain halnya, namun sebelum memasuki leboh dalam dan mengelilingin museum ini kamu akan tergerak untuk mengambil posen dari kantong celana ataupun dalam tasmu untuk mengambil gambar ini. Ya, akupun begitu, pengemasan yang menarik dengan skat bambu yang di cat cokelat mengkilap tidak menghilangkan kesan museum namun lebih berkesan dimata pengunjung. Toples-tples kacapun yang terletak diatas meja tersebut menyimpan berbagai jenis tembakau dari beberapa daerah. Seperti dalam toples yang terpajang itu ada Tembakau Rajang Maesan, Tembakau Jawa Jepril dari Banyuwangi, Tembakau Ralangan Maesan dari Bondowoso, tempat bako dan jenis lainnya sudah dilabelkan dengan nama dimasing-masing toples. 
 

 2. Menambah Wawasan Dunia

Siapa yang tak kenal tembakau? sepertinya sangat familiar untuk didengar ditelinga kita. Apalagi bagi mereka yang menkonsumsi r*k*k sudah sangat melekat. Namun tahukah kamu ? berbagai jenis tembakau yang terbaik ada di tanah Indonesia untuk di ekspor ke mancanegara, kualitasnya tidak diragukan lagi karena telah dikelola dengan baik dari proses penanaman hingga pengeringan sampai bisa dinikmati. Tapi bukan hanya untuk r*k*k loh ya, tembakau dikelola untuk berbagai produk yang bermanfaat lainnya seperti bahan baku parfum, pupuk, sabun, pestisida, antibiotik sampai ke kosmetik juga dong. Kualitas dari tembakau dari daerah Jember memang terkenal dengan komoditas penghasil tembakau terbaik, sehingga tak diragukan lagi apabila telah terekspor hingga ke mancanegara. Museum tembakau yang ada di Indonesia sudah sangat jarang bahkan hanya segelintir saja, jadi membuat Museum ini yang patut diketahui publik hingga masa yang akan datang.



3. Berbagai Jenis Tembakau Lebih Diketahui  

Bagi kamu, bahkan aku ni yang kurang tahu tentang tembakau dan hanya mengetahui tembakau hanya daun lebar yang besar dan tak dibagi menjadi beberapa jenis, akan sangat tertarik untuk menelaah dan memperhatikannya lagi. Terkesan sama melalui kasat mata namun keunggulan dan manfaatnyapun berbeda-beda. Tergantung rapih dan diikat dengan baik dari beberapa lembar daun. Aromanyapun walaupun kering dan sudah diletakkan cukup lama bisa kita hirup sedikit akan bau khas tembakau. 


Jenis tembakau yang terkoleksi dalam Museum ini dan menjadi utama untuk dikenal adalah jenis tembakau Voor-Oogst dan Na-Oogst dan berbagai jenis tembakau lainnya yang terletak dalam lemari kaca yang telah terbungkus rapi dalam toples sehingga kita hanya dapat melihat tak seperti Tembakau Kasturi dan Na-Oogst yang menggantuk di atas tanpa ada pembatas untuk disentuh.




4. Mengetahui Kehidupan Petani Tembakau  Jaman Doloe

Tak afdol rasanya jika mengenal tembakau terbaik yang telah bagus dirawat hingga menghasilkan kualitas unggul jika tidak mengetahui siapa yang mengelolanya. Petani tembakau, yang merupakan profesi utama masyarakat jember jaman dahulu juga memiliki berbagai macam alat-alat yang digunakan dan tersimpan dengan baik, juga keadaan masyarakat yang tergambarkan kali itu bisa kita rasakan dari pajangan gambar pada dinding-dinding ruang museum. 


Alat komunikasi yang digunakan, serta peralatan dalam merawat tembakau dan interaksi serta jual beli yang dilakukan lengkap ditampakkan dalam museum ini. Berbagai infografis lainnya dan kata-kata yang berkaitan dengan tembakau bisa kita baca-baca, informasinyapun sungguh komplit. 
 

5. Mengetahui Hasil Pengelolaan Tembakau

Berkunjung ramai-ramai akan lebih asik karena bisa saling mengetahui, bertanya, berinteraksi dan bergantian berfoto-foto ria dengan latar belakang yang menarik dan bernilai edukatif. Ramainya pun tak membuat kita boring, malahan seru karena menyusurinya bareng-bareng. Hasil pengelolaan tembakau sangat jelas diperlihatkan. 


 Cerutu, berbagai r*k*k yang menjadi bahan baku utama dengan merk yang berbeda-beda. Tentunya tidak boleh dicoba ya kawan, apalagi dibawa pulang. Mending beli aja di BIN Cigar, cerita selanjutnya bisa di klik dong.


 Terjejer diatas meja yang beralaskan kain batik dan dikemas dalam kotak kayu yang terkesan mengkilat membuat tembakau memang pantas mahal dengan kualitas yang bagus seperti ini.


 Beberapa juga pajangan yang unik dan menarik yang disusun dengan tembakau, hasilnya cantik dan menarik bukan ? tapi hati-hati ya karena sangat amat mudah terbakar. Bikinnya berhari-hari lenyapnya gasampek sedetik hihi.


6. Pemandu Ramah,Bisa Berfoto Sesuka hati asal Tahu batas diri

Kalau ingin berkunjung bukanya hari apa  ? free gak ya ? Tenang saja, Museum ini sangat welcome untuk umum dan siapa saja yang ingin datang. Selain free, museum ini juga dibuka pada hari Senin sampai Jumat karena dikelola oleh kantor sehingga Sabtu Minggu libur dong. Bingung ataupun ingin bertanya-tanya lebih lengkap tentang tembakau ini kita bakal ditemani terus oleh petugas hingga kita memuuskan beranjak ke tempat lain dan mengakhiri perjalan di museum.


Jangan sia-siakan kawan, berfoto dengan angel yang menarik dan berbeda dari orang-orang pada umumnya. Backgorundnya pun bernilai tinggi, karena gak semua mengambil dengan menarik sehingga foto yang dihasilkan akan tampak biasa saja. 


 Terkesan sebagai properti yang dibawa hanya untuk foto saja, namun dengan begini kita bisa menyampaikan makna dengan melestarikan tembakau terbaik yang ada di Indonesia khusunya Jember dengan ekpresi sambil membawanya, bukan dibawa kabur ya abis foto, wajib diletakkan kembali pada tempatnya dan dengan benar jangan asal-asalan agar saling menjagi keindahannya. 


 Filter foto yang digunakan juga agak nyambung dengan warna tembakau yang kecokelatan, pasti akan menarik dan menuai komentar netijen gaes. Boljug dicoba!


Previous
Next Post »
2 Komentar
avatar

Banyak ilmu ya main kesini..

Btw fotonya da pakai fitur terbaru ig ni

Balas
avatar

Mentang-mentang boleh foto bebas, dik Vivi banyak pula fotonya di sana ya wkwkwk.
Aku yang bukan perokok pun sangat menikmati kunjungan ke museum ini, Vi. Selain pengetahuan baru, juga bagus sih galerinya walaupun kecil. Budhalkan ke Jember lagi!

Balas